RABO - Orhan Pamuk Penulis Turki yang Meraih Nobel Sastra





Ferit Orhan Pamuk atau Orhan Pamuk adalah novelis Turki yang sangat populer dalam sastra pasca-modernis. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa dan mendapatkan berbagai penghargaan di dalam negeri dan internasional. Puncaknya, pada tanggal 12 Oktober 2006, Pamuk menggondol Nobel bidang kesusastraan atas karya-karyanya. Ia menjadi pengarang Turki pertama yang memperoleh penghargaan ini. Untuk diketahui, Nobel Sastra diberikan pada pengarang yang "karyanya paling bagus dan memiliki idealisme yang maju" dan karya ini merujuk pada keseluruhan karya si pengarang, bukan kepada karya satuan. .
.
.
Pamuk secara teratur mulai menulis sejak tahun 1974 dengan karya perdana bertajuk Karanlık ve Işık (Darkness and Light) yang menjadi salah satu pemenang Milliyet Press Novel Contest tahun 1979. Novel perdana ini diterbitkan pada tahun 1982 dengan judul Cevdet Bey ve Oğulları (Mr. Cevdet and His Sons) dan memenangkan Orhan Kemal Novel Prize. Selanjutnya ia menulis novel-novel pemenang berbagai penghargaan seperti Sessiz Ev (The Silent House, 1983), Beyaz Kale (The White Castle, 1985), Kara Kitap (The Black Book, 1990), Yeni Hayat (New Life, 1995), dan Benim Adım Kırmızı (My Name is Red, 1998). Novel yang disebutkan terakhir di Indonesia telah diterbitkan Serambi sebagai Namaku Merah Kirmizi (2006). Novel inilah yang kian menjulangkan reputasi Pamuk di kancah literatur internasional. .
.
Ketika ditanya "Apakah pengaruh kemenangan hadiah IMPAC ini (saat ini nilainya $127.000) atas kehidupan dan karya anda?", Pamuk menjawab "Tak suatupun yang berubah dalam hidup saya karena saya bekerja sepanjang waktu. Saya telah menghabiskan 30 tahun dalam menulis fiksi. Selama 10 tahun pertama, saya kuatir tentang uang dan tak seorangpun bertanya berapa banyak uang yang saya hasilkan. Dekade kedua saya menghabiskan uang dan tak seorangpun bertanya tentang hal itu. Dan saya telah menghabiskan 10 tahun terakhir dan setiap orang ingin tahu bagaimana saya menggunakan uang itu, suatu hal yang tidak akan saya lakukan."
.
Sumber : http://sepetaklangitku.blogspot.com/2012/02/snow.html?m=1
Dan wikipedia Indonesia 

#nulisajacommunity - #Rabubio #rabo
RABO - Orhan Pamuk Penulis Turki yang Meraih Nobel Sastra RABO - Orhan Pamuk Penulis Turki yang Meraih Nobel Sastra Reviewed by Muhamad Septian Wijaya on Oktober 14, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.